.:Teriring doa bagi Teman Seperjalanan sekalian::.

Twitter

Butuh Injeksi Berlebih

Posted by Bani Sabili Zulkarnain - -

"Andaikan hatimu adalah sebuah Parameter, pastinya kan ku Inject dengan SQL Injection, atau ku trace dengan Brute Force, atau kupasang sebuah script PHP Backshell, agar aku tau username dan password hatimu..."


25 September 2013 @ my Lovely room


Dear Pagi,
Hari ini masih dengan batuk yang sama seperti kemarin, mata yang sama dengan kemarin, hati yang sama dengan kemarin, dan tingkat kegantengan yang sama dengan kemarin :D

Bengek yang belum sembuh-sembuh ini bener-bener bikin gue kelihatan gak macho, seperti ada biji kedongdong yang nyangkut di tenggorokan lo, atau sebuah rasa saat lo boker tapi cuma mules doang and si "totong" gak keluar-keluar. Nah, lo tau kan rasanya gimana?

Btw, hari ini adalah hari yang kurang gue suka. Dari struktur hari dalam satu minggu, Rabu itu masuk dalam list hari yang gak gue banget. Dari tujuh hari dalam seminggu, ada dua hari yang bikin gue illfeel. Yang pertama, Senin.

Senin itu, hari kebakaran buat gue. Karena gue harus kembali ke kantor dan bertemu dengan beberapa staff yang bikin mules perut gue. Seolah-olah, lo lagi ngedeface web, udah hampir jebol, eeeh pas tahap final koneksi internet lo malah putus dan keluarlah kalimat paling horor sejagad maya,

"Sorry, the connection was timed out, please check your connection. The page cannot be found, try this latter"

Yang kedua adalah Rabu. Karena di hari Rabu, bakalan ada seseorang yang bergaya kebos-bos-an padahal jobdesc-nya juga gak jelas, dia seperti tokoh "Chatur" dalam film "3 Idiots", kerjaannya gak penting banget. Dan karenanya, setiap dia dateng, kita-kita orang pada pasang tampang sibuk, biar dia serba salah kalau mau ngomong ini itu ke kita-kita orang nih.

Ooh Pagi, gue butuh Injeksi berlebih untuk mengawali hari ini dengan semangat ganda dan berwarna. Berharap kan ada wanita yang datang di depan gue dan berkata,

"Bil, lihat gue, gue akan selalu bersama lo, gue ada disampig lo, gue mau menemani hari-hari lo. Hanya lo dan gue, kita berdua."

Dan sayangnya, tiap gue mimpiin hal beginian, endingnya pasti gue rep-rep-an, sesak nafas gak bisa bangun. Sialan.
-_____-

Maybe, Tuhan mencukupkan gue lewat sebentuk Laptop yang keren buat gue lalui hari-hari ini. Karena, Laptop ini satu-satu-nya pacar gue, dia yang paling ngertiin gue, dia gak pernah nentang gue, nurut terus. Dia juga selalu menjadi media yang mengantar gue pada keajaiban Tuhan yang menawan. Itulah mimpi yang gue pancang setinggi bintang.

Leave a Reply