.:Teriring doa bagi Teman Seperjalanan sekalian::.

Twitter

Berdagang Agama Sampai Usang

Posted by Bani Sabili Zulkarnain - -

Duhai jundi berkulit musang pengumbar wibawa,
sungguh topengmu dusta berhiaskan noda,
kau toreh kalamNya demi permata,
Kau nikmati madunya dalam kepalsuan akhlak,
Alam ruhmu berontak namun pesonamu menggila,
Celakalah lisan yang merampas keluguan hambaNya,
dari abu kersang pelayat Nar..

Lantas kau menampak terang laksana mentari,
dihadapan butiran decak kagum kambing-kambing perahan..
Suarmu mencalak bebukitan Tur,
namun pangkalmu bernanah berlendir,
dari balik bangkai tirani pemecut gembala,
letihmu bak alas pijakan mereka..

Bilakah kau berjaya,
jayamu hanya semu, berbalut kemilau PedangNya,
yang kau sarungkan dalam kain bernama "Buah Karya-ku"
memasok tumbal-manusia demi mengumbar daganganmu,
yang dianggap Tinta Emas kepiawaian iman-mu,
hingga waktunya kelak kan datang..

Saat semua niaga yang kau sembunyikan,
bahkan harga dirimu terumpat rapat-rapat,
dan anai-anai sosokmu menggunung menjulang,
bilakah kebahagiaan sesaat berubah selaksa racun Assasin,
dan jiwamu sontak menjelma wabah,
lantas kambingmu berlarian tak tentu arah,
serta permatamu berhamburan menghilang,
dan di tiupkanNya senandung yang memekik telingamu,
dan harapmu menjadi gelisah,
Maka gelombang hidupmu memecah berdesir,
Kan didatangkan buih kenistaanmu,
oleh Keterpujian dan Kemaha Kuasaan,
sebagai sayatan Kebenaran atas IlmuNya..

Dan binar-binar penyadaran muncul dari keranda keterkekangan,
bilakah melodinya menggema penyanjungan,
merambahlah kendi emas KeagunganNya,
yang menusuk pandanganmu,
menggigilkan lamunanmu,
memasung seluruh tanggapan tujuan,
yang sempat memutar balikkan kenyataan,
hingga kau tersungkur dalam pengampunan,
getir di wajah Yang Maha Mengawasi..

Jemu-lah kepastian Piala nestapa,
yang dipergulirkan atas nama Subyektifisme,
mendualisme-kan diri menuju sarang singa,
yang menerkammu menjadi bala,
Bilakah Agama sebagai niaga,
kutelungkupkan wajah seraya mengadah,
munajat ampunan bagi semesta..

Leave a Reply